Laman

Jumat, 19 Oktober 2012

Pengertian Motivasi dam Psikologi


 Pengertian Motivasi
Pada dasarnya manusia berbuat sesuatu bisa berupa hal yang disadari (rasional) dan hal yang diluar sadar(mekanikal/naluri). Semua hal tersebut dilaksanakan guna untuk menyeimbangkan kehidupannya. Jika keseimbangan itu terganggu, maka akan timbul suatu dorongan untuk bertindak sesuatu aktivitas guna mengembalikan keseimbangan seperti semula. Aktivitas tindakan tersebut kadang terjadi atas dasar fisiologis semata, tanpa disertai kehendak manusia, seperti tubuh mengeluarkan keringat pada saat panas yang tinggi. Namun terkadang manusia melakukan aktivitas yang berlangsung atas dasar kehendak tertentu, missal minum pada saat haus.
Menurut al-Qurtuby, makna sempurna  dan seimbang dalam penciptaan manusia, dipahami sebagai kesempurnaan dan keseimbangan secara menyeluruh yang mencakup semua penciptaan manusia, baik bentuk dari dalam maupun dari luar, serta berbagai fungsinya. Artinya, bahwa hal itu mencakup pengertian keseimbangan yang diperlukan untuk memelihara diri manusia dalam  kelangsungan hidupnya.
Dalam pernyataan diatas dapat dipahami bahwa setiap manusia selalu mengalami perbedaan dalam tingkah perilaku dalam menyikapi gerak-gerik kehidupan dilingkungan mereka. Demikian pula dalam memahami berbagai kejadian yang ada. Motivasi yang digunakan sebagai peralatan untuk mendukung dan mendorong berbagai aktivitas yang akan menghasilkan sesuatu hal, mempunyai andil besar dalam menyeimbangkan segala aktivitas dalam kehidupan.
Pengertian motivasi sendiri mempunyai berberapa definisi, dan konsep motivasi yang terdapat kesulitan dalam memahaminya. Hal tersebut terjadi karena  motivasi merupakan suatu konsep yang masih kontrovesional. Dalam ilmu psikolog istilah motivasi terkadang diseimbangkan dengan istilah motif, hal tersebut disebabkan karena pengertian motif dan motivasi keduanya sukar untuk dibedakan secara  tegas.
Motif dikatakan sebagai tahap awal dari proses motivasi karena mempunyai arti yang tidak jauh dari motivasi yaitu sesuatu yang ada dalam diri seseorang, yang dapat mendorong orang tersebut untuk bersikap dan bertindak guna mencapai suatu tujuan tertentu. Motif tidak selamanya hidup. Motif hidup pada saat tertentu saja yaitu apabila kebutuhan unutk mencapai tujuan tertentu sangat mendesak. Motif yang menjadi aktif inilah yang disebut sebagai motivasi. Motivasi dapat didefinisikan dengan segala sesuatu yang menjadi pendorong
tingkah laku yang menuntut atau mendorong seseorang untuk memenuhi kebutuhan. Menurut M. Ustman Najati, motivasi adalah kekuatan penggerak yang membangkitkan aktivitas pada makhluk hidup, dan menimbulkan tingkah laku serta mengarahkan menuju tujuan tertentu.
Dalam motivasi terdapat tiga komponen pokok, yaitu;
1.      Menggerakkan
Dalam hal ini motivasi menimbulkan kekuatan pada individu, membawa seseorang untuk bertindak dengan cara tertentu. Missal kekuatan dalam hal ingatan, kecenderungan mendapatkan kesenangan dan respon-respon efektif.
2.      Mengarahkan
Motivasi disini digunakan untuk mengarahkan tingkah laku. Dengan demikian ia menyediakan sesuatu orientasi tujuan. Tingkah laku individu diarahkan terhadap sesuatu.
3.      Menopang
Artinya, motivasi disini digunakan untuk menjaga dan menopang tingkah laku lingkungan sekitar harus menguatkan intensitas dan arah menuju dorongan-dorongan dan kekuatan-kekuatan individu.
Menurut Hoy dan Miskel motivasi adalah kekuatan-kekuatan yang komplek, dorongan-dorongan, kebutuhan-kebutuhan, pernyataan-pernyataan, ketegangan, atau mekanisme-mekanisme lainya yang memulai dan menjaga kegiatan-kegiatan yang diinginkan kearah pencapaian tujuan-tujuan personal.

0 komentar:

Posting Komentar